PKM Mahasiswa Tema “VIRUS CORONA DAN CARA PENCEGAHANNYA”

an2

Gambar 1  Foto bersama kelompok 1

Pada hari Sabtu, 18 September 2021, di Yayasan pakem Bumi Indonesia Jl.H.Maskur RT 002/ 002 No. 49 Pinang, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15145 telah diadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Mahasiswa Universitas Pamulang.  Acara ini yang beranggotakan Mochamad Asep Sendi, Alfauzie Raynaldo, Amanda Rismayanti, Nungky NM, Ade Pathonah di bawah bimbingan Bapak Andri Priadi, S.E., M.M. selaku dosen Prodi Manajemen.

Dalam acara ini para mahasiswa memberikan penyuluhan dan edukasi mengenai “VIRUS CORONA DAN CARA PENCEGAHANNYA”, tema ini di angkat dikarenakan melansir data Satgas Covid-19, hingga Minggu (27/6/2021) Indonesia telah melaporkan 4.147.365 kasus positif Covid-19 menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Dalam hal angka kematian, Indonesia menempati peringkat ketiga terbanyak di Asia dengan 137.782 kematian. Namun, angka kematian diperkirakan jauh lebih tinggi dari data yang dilaporkan lantaran tidak dihitungnya kasus kematian dengan gejala Covid-19 akut yang belum dikonfirmasi atau di tes. Sementara itu, diumumkan 3.876.760 orang telah sembuh, menyisakan 132.823 kasus yang sedang dirawat. Pemerintah Indonesia telah menguji 22.513.350 orang dari total 269 juta penduduk, yang berarti hanya sekitar 83.505 orang per satu juta penduduk. Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak-anak rentang usia 0-5 tahun benumbing 2,7 persen kasus, sedangkan usia 6-18 tahun angka kasus Covid-19 mencapai 9 persen. Kondisi ini semakin buruk dengan tingginya jumlah kematian anak yang terkait Covid-19. Minimnya testing atau pengujian Covid-19 menjadi masalah besar termasuk dalam menentukan kasus Covid-19 pada anak. Indonesia dinilai masih jauh jumlah testingnya dibandingkan dengan negara lain. Masih tingginya kasus Covid-19 yang terjadi pada anak menjadi kekhawatiran yang serius, apalagi pemerintah dalam waktu dekat akan membuka kembali pembelajaran tatap muka.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang virus corona / Covid-19 dan cara pencegahannya, dimana pada saat ini seluruh dunia sedang mengalami berbagai macam krisis diakibatkan dari adanya virus ini yang pertama kali muncul di kota Wuhan, Cina pada November 2019. Krisis kesehatan, ekonomi, pangan dan lainnya mengalami penurunan dan perburukan. Dengan adanya kondisi ini, kami tergerak untuk mengadakan penyuluhan kepada anak-anak yatim di Yayasan Pakem Bumi untuk sadar akan arti virus Corona dan bagaimana pencegahannya agar tidak tertular. Dalam kegiatan ini kami juga akan memberikan hiburan, hadiah dan donasi untuk mereka. Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini, anak-anak yatim di Yayasan Pakem Bumi lebih sadar akan bahaya virus Corona dan lebih menjaga kebersihan dan menerapkan kegiatan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Membatasi mobilitas dan interaksi) dalam rangka terhindar dari penularan virus ini dan diharapkan juga dapat menambah pengetahuan mereka dan semoga dapat di respon dengan antusias serta memberikan manfaat positif bagi terutama untuk anak-anak yatim dan para pengurus serta guru-guru di Yayasan.

an1

Gambar 2 dan 3  Tetap mengikuti Protokol kesehatan dengan memakai handsanitizer