PKM Mahasiswa, Tema “Menjadikan Media Sosial Sebagai Peluang Berwirausaha”

ajii1

Gambar 1: Mahasiswa PKM Unpam bersama Ketua Yayasan Komunitas Maestro 2012

Pada hari Rabu, 27 Januari 2021, di Koperasi Maestro yang bertempat di Ruko Perumahan Permata Pamulang, diadakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Mahasiswa Universitas Pamulang. Acara ini di dibimbing oleh Ir. Adji Widodo, MM. dosen Prodi Manajemendimulai pukul 09.00 hingga 12.00. Kelima mahasiswa dalam satu kelompoktersebut  adalah Muhamad Wasmad ( Ketua Pelaksana ), Ahmad Muhajir ( Pembicara 1 ), Alma Dewi Alawiah ( Pembicara 2 ), Nadia Humaira ( Perlengkapan), dan Miko Bayangkara ( Dokumentasi )

Dr. H. Adang Rukhiyat, MPd. sebagai Ketua Komunitas Maestro dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan tim PKM mahasiswa dari Prodi Manajemen Unpam. Maestro membuka pintu untuk bekerjasama dengan para mahasiswa yang mempunyai ide-ide wirausaha demi kemajuan bersama. Maestro yang sudah didirikan sejak tahun 2005 saat ini memiliki 1.073 anggota dengan mengembangkan di 4 bidang.serta mengajak kepada mahasiswa agar bisa mengembangkan wirausaha didalam koperasi Maestro ini.

Ahmad Muhajir pada sesi pertama menyatakan bahwa seorang wirausaha mempunyai semangat dan kemampuan untuk menciptakan peluang bisnis baru dan mandiri. Sifat lain yang harus dikembangkan yaitu optimis, inisiatif, inovatif, dan berani menghadapi resiko. Serta menjelaskan macam macam peluang berwirausaha yang terdapat di media sosial tersebut seperti : Fecebook , Instagram , Youtube , Blog , Twitter , Whatsapp Business .

ajii2

Gambar 2: Penyerahan Cinderamata dari Muhamad Wasmad Ketua Pelaksana kepada H. Casyim Pengawas Koperasi

Alma Dewi Alawiah pada presentasi kedua menyampaikan bahwa banyak sekali seseorang yang sukses dalam berwirausaha, dan memanfaatkan peluang media social hingga media sosial menjadi peran untuk kita berwirausaha lebih luas lagi. Beberapa orang yang sukses berwirausaha di media seperti Fecebook contohnya Reza Nurhilman seorang pemuda yang sukses dalam berwirausaha Kripik Pedas.

Abdul Suyono salah satu pengawas Koperasi Maestro memberikan tanggapan akan manfaat dari acara PKM ini, tetapi untuk selanjutnya boleh ditingkatkan di RT dan RW sehingga dapat lebih mengena ke warga yang sedang terkena korban PHK, dan memberi pertanyaan kepada mahasiswa bagaimana cara menanggapi berwirausahawan kepada seorang yang tidak bisa menggunakan media sosial tersebut. Ini adalah tugas generasi muda untuk jemput bola membantu yang tua agar me;lek teknologi dengan media social.

Ahmad Ghozali sebagai Ketua Umum Purna Paskibra Indonesia Madrasah Aliyah DKI Jakarta memberikan tanggapan agar dengan adanya PKM ini mahasiswa bisa dapat menjalankan berwirausaha dengan lebih baik dan efektif , serta memberikan ide ide yang baru sehingga berwirausaha bisa berjalan sesuai dengan zamannya. Seperti di zaman milenial seperti ini . serta memberikan pengaruh baik terhadap  Anggota Paskibra Dki Jakarta setelah melihat ide atau suatu pengetahun di dalam PKM ini. Dan bisa menjalankan berwirausaha dengan media sosial yang ada.

Sesi tambahan diisi oleh marketing dari Provider IKI, menjelaskan bahwa berwirausaha secara online berpengaruh untuk generasi milenial. Dan media berefek sangat besar. Dan menjelaskan berwirausaha tanpa keluar modal. Aplikasi IKI : Aplikasi pembayaran digital kewirausahaan dibuat untuk membantu masyarakat. Produk yang terdapat di aplikasi iki yaitu : Produk Digital , Pembayaran PLN , Paket Data , Transfer / BI , Pinjaman dana dan bekerja sama denga OJK .

Manfaat Aplikasi tersebut : Memiliki penghasilan sendiri Penghasilan yang mengalir. Perusahaan IKI dibuat oleh perusahaat 5 Besar IT di Indonesia. Situs : www. ikimodal@gmail.com

ajii3

Gambar 3: Foto Bersama dengan Purna Paskibra Indonesia Madrasah Aliyah DKI Jakarta

 

 

Oleh :

Ir. Adji Widodo, M.M. (Dosen Pembimbing PKM Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang)