PKM Mahasiswa Prodi Manajemen S-1 Unpam, Tema “KEMANDIRIAN ADALAH KUNCI SUKSES BERKARYA”

 

aji2

Gambar 1: Mahasiswa PKM UNPAM bersama Bpk.H. Abdul Suyono Pengawas Koperasi Maestro

Pada hari Sabtu, 23 Januari 2021, di Koperasi Maestro yang bertempat di Ruko Perumahan Permata Pamulang, dilakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Mahasiswa Universitas Pamulang. Acara ini di bombing oleh Ir. Adji Widodo, MM. dosen Prodi Manajemen, dengan membawa 5 mahasiswa yaitu Lia  Kamelia, Laini Rahayu Ningsih, Reni Susilowati, Ruri Anika dan Tri Murti.

Dr. H. Adang Rukhiyat, MPd. sebagai Ketua Komunitas Maestro dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya atas kunjungan tim PKM mahasiswa dari Prodi Manajemen Unpam. Maestro yang sudah didirikan sejak tahun 2005 saat ini memiliki 1.073 anggota dan jenis usaha yang dijalankan salah satunya adalah sistem pinjaman berbasis aplikasi.

Tri Murti mahasiswa Program Studi Manajemen pada paparan sesi pertama menyatakan bahwa Kemandirian adalah suatu sikap yang memungkinkan seseorang untuk bertindak dan  melakukan sesuatu tanpa  bantuan dari orang lain. Perkembangan kemandirian mulai dari usia  0 – 18 tahun, menjelaskan. Dijelaskan juga factor-faktor yang memengaruhi perkembangan kemandirian, Bagaimana melatih hidup mandiri sejak dini kepada anak dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Ruri Anika mahasiswa pada presentasi kedua menyampaikan bahwa Koperasi merupakan salah satu bentuk kemandirian usaha di masyarakat Dasar kemandirian koperasi dapat dilihat dari prinsip koperasi, Koperasi sebagai sebuah badan usaha harus dapat mandiri dalam melakukan pengelolaan semua kegiatannya termasuk dalam mengelola usahanya.

Dr. H. Adang Rukhiyat, MPd. Memberikan tanggapan mengenai presentasi, beliau menjelaskan sudah  ada perubahan dalam bentuk koperasi Sebelumnya yang kami paparkan adalah Bentuk Koperasi menurut PP No.60 tahun 1959, didapat 4 bentuk koperasi. Namun  bentuk sebagaimana dalam pasal 15 UU No. 12 Tahun 1992 tentang perkoperasian disebutkan bahwa “koperasi dapat berbentuk koperasi primer atau koperasi sekunder.

aji3

Gambar 2: Penyerahan Cinderamata dari Lia Ketua Pelaksana kepada H. Abdul Suyono Pengawas Koperasi

Abdul Suyono salah satu pengawas Koperasi Maestro memberikan penjelasan Tingkat Pendidikan Orangtua Terhadap Karakter Anak, orang kota minimal berpendidikan SMP sedangkan orang didesa dominan hanya bertamatan SD saja, hal tersebut pada umumnya disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan yang dimiliki sehingga mereka tidak mengerti bagaimana membantu anak agar lebih berhasil  akan manfaat dari acara PKM ini, tetapi untuk selanjutnya bisa lebih ditingkatkan dengan acara bakti social di RT dan RW sehingga dapat lebih mengena ke warga.

 

aji1

Oleh : Ir. Adji Widodo, M.M. (Dosen Prodi Manajemen Unpam)