PKM DOSEN Tema “MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA DALAM MENYONGSONG PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI DENGAN TETAP DISIPLIN DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN”

DEWI1

Gambar 1: Foto Bersama Tim PKM, Peserta dan Mitra PKM

Wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia, khususnya Indonesia mengakibatkan seluruh aspek kehidupan sangat terganggu, termasuk pada sektor pendidikan. Mengantisipasi semua kemungkinan risiko yang ditimbulkan oleh Covid-19 terhadap kesehatan warga satuan pendidikan maka penutupan satuan pendidikan tidak dapat dihindari. Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) menjadi alternatif agar peserta didik tetap mendapatkan haknya dalam memperoleh layanan pendidikan. Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah telah mengatur mekanisme pembelajaran dari rumah sehingga perlu dirancang ulang pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan pendekatan daring, luring atau kombinasi. Satuan pendidikan dapat memanfaatkan ketersediaan sarana prasarana untuk melaksanakan proses pembelajaran secara optimal.

DEWI2

Gambar 2: Foto Suasana saat PKM Berlangsung

Memperhatikan kondisi di atas, pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pendemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kebijakan ini mengharapkan satuan pendidikan dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). PTMT dapat dimulai sejak dikeluarkan SKB Empat Menteri atau minimal dimulai bulan Juli 2021 sebagai awal tahun pelajaran. Pemerintah juga mengharapkan aktivitas PTMT akan dilaksanakan setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan secara tuntas. Namun demikian, kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama yang wajib dipertimbangkan dalam menetapkan kebijakan PTMT pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena   itu, satuan pendidikan menyiapkan alternatif PTMT  dengan  tetap menerapkan protokol kesehatan dan/atau PJJ sehingga orang tua/wali peserta didik dapat memilih PTM atau PJJ bagi anaknya.

Berlokasi di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS) Darussalam Kedaung Pamulang para dosen Universitas Pamulang yang digawangi oleh Bapak Anton Nurhidayat, Ibu Dewi Sartika, Ibu Samcay, Ibu Lismiatun dan Bapak Ading memberikan edukasi melalui sosialisasi kepada peserta didik di YPMS tersebut. Metode kegiatan yang digunakan adalah bekerjasama dengan Pengurus YPM mencari permasalahan yang ada di tempat tersebut sehingga dapat memberikan solusi yang tepat dalam memotivasi peserta didik sebagai pribadi yang mandiri melalui kreativitas belajar. Setelah dianalisis maka disimpulkan peserta didik membutuhkan pelatihan dalam bentuk materi dan praktek dalam mengembangkan karakteristik peserta didik untuk meningkatkan kualitas belajar untuk menghadapi pembelajaran tatap muka dimasa pandemi dengan tetap disiplin menerapkan protocol kesehatan. Adapun jadwal pengabdian masyarakat yang sudah disepakati antara Tim PKM Universitas Pamulang dengan YPMS Darussalam kedaung yaitu pada tanggal 2 November 2021 sampai dengan 4 November 2021 di Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera Darussalam Kedaung Ciputat.

DEWI3

Gambar 3: Foto Penyerahan Cindera Kasih dari Tim PKM ke Mitra PKM

Peserta dari kegiatan ini adalah anak-anak usia sekolah yang tinggal di YPMS Darussalam Kedaung Pamulang, jumlah anak-anak usia sekolah yang mengikuti program ini adalah 26 anak yang terdiri dari siswa kelas 1 s/d 6 SD. Fasilitas yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan adalah satu aula yang dimiliki sekolah yang sesuai kriteria, alat tulis menulis, buku pelajaran siswa, dan beberapa makanan ringan (snack) dan ATK sebagai reward (hadiah) untuk siswa. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 3 hari pada pukul 09.00 s/d selesai. Pengurus yayasan berharap kegiatan ini dapat berjalan secara kontinyu karena memberikan dampak positif untuk peserta didik yang tinggal di sana.