Unpam Gelar Seminar Entrepreneur Pemuda

Monitor, Tangsel- Warga lingkungan RW 20 Vila Dago Pamulang Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Sekolah Al Zahra Indonesia dan Universitas Pamulang (Unpam) menggelar Seminar  kewirausahaan pemuda.

Seminar yang bertema “menyiapkan pemuda dalam memasuki dunia usaha” ini diadakan di Sekolah Al-Zahra Indonesia kompleks Vila Dago.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Tokoh Masyarakat H. Adi Sunaryo (H. Yoyok), Pembantu Rektor (PR) II Unpam Drs. Subarto, Sekretaris BLHD Tangsel Dewanto, SE, Ketua RW 20 Vila Dago H. Juni Sukasmono, SE serta jajaran tenaga pendidikan dari Sekolah Al-Zahra.

Adapun peserta seminar adalah para pemuda dari berbagai Karang Taruna di Tangsel diantaranya Karang Taruna Appace’s Vila Dago, Karang Taruna Pamulang Regency dan para pemuda lainnya.

Menurut PR II Unpam Drs. Subarto, diadakannya seminar ini sebagai wujud sumbangsih pengabdian masyarakat yang dilakukan Unpam, yakni mencetak kader-kader muda di bidang kewirausahaan.

“Harus diakui, kita masih kekurangan entrepreneur-entrepreneur (pengusaha) muda. Nah, dengan seminar ini untuk memotivasi mereka untuk menciptakan lapangan kerja. Kelak, harapan kami akan muncul pengusaha muda yang kreatif dan inovatif,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan tokoh masyarakat Tangsel, H. Adi Sunaryo. Menurutnya, seminar ini adalah langkah awal untuk mendorong pemuda akan tertarik menjadi pengusaha.

“Untuk itu butuh kepemudian kita semua membimbing generasi muda agar mereka tidak selalu berorientasi mencari kerja saja, tapi juga bagaimana menciptakan peluang kerja,” tutur H Yoyok—sapaan akrabnya yang juga pendiri Sekolah Al-Zahra Indonesia ini.

Di sesi lain, Ketua RW 20 Vila Dago H. Juni Sukasmono, SE turut memberi motivasi kepada peserta seminar. Menurutnya, anak muda jangan hanya berfikir ingin kerja di sebuah perusahaan atau menjadi PNS. Sebab, kalau kita menjadi pekerja, ada batas, baik menyangkut pendapatan maupun batas akhir kerja.

“Nah, kalau kita menjadi pengusaha, tidak ada batasannya. Kita bisa terus menciptakan peluang yang produktif dan efektif untuk memajukan usaha,” tuturnya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat membuka acara mengatakan, seminar ini diharapkan menjadi titik awal untuk menatap masa depan para peserta seminar. Ke depan, harus terus dilanjutkan kegiatan seperti ini untuk makin meningkatkan wawasan mereka di bidang kewirausahaan.

“Pemkot Tangsel sendiri kita juga terus memacu peningkatan SDM pemuda melalui berbagai program, salah satunya studentpreneur,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Pemkot memfasilitasi anak-anak muda untuk membuka usaha, menciptakan peluang dan memperkuat jaringan usaha. Ia lalu menceritakan, salah satu anaknya yang menjadi honorer di Pemda kini pun keluar dan memilih untuk buka usaha cucian mobil dan bengkel. Lalu, putra lainnya ada yang kini berbisnis ayam penyet. “Bahkan, istrinya pun keluar dari bank untuk membantu membesarkan usaha suaminya,” ujar Bang Ben—sapaan akrabnya.

Dari contoh ini, dirinya ingin menyampaikan bahwa kewirausahaan harus dibangkitkan untuk menciptakan pengusaha-pengusaha muda. “Pemkot Tangsel juga berencana menambah jumlah koperasi yang nanti pengelolaanya diserahkan kepada anak muda,” tuturnya.

Seminar diisi sejumlah pembicara diantaranya Herry Suherman, S.Sos, MM yang membawakan materi kiat memulai usaha, Nining Retnaning, M.Sc (perencanaan bisnis dan teknik presentasi bisnis) serta Rini Dianti, SIP, M.IKom (personal branding). Dia akhir sesi diadakan Forum Grup Discution (FGD) dan praktik merencanakan usaha, penyusun proposal bisnis dan mengelola bisnis. (mt02)

Sumber : monitortangerang.com