Pelaksanaan PKM Daring Dosen Prodi Manajemen Unpam “Upgrade Literasi Keuangan Untuk Meningkatkan Kualitas Keuangan di Masa New Normal”

WhatsApp Image 2020-07-07 at 14.58.57

Gambar 1: Suasana Saat PKM Daring Berlangsung

            Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) normalnya dilakukan melalui suatu kegiatan, di mana dosen sebagai pelaksana berinteraksi secara langsung dengan peserta. Namun pandemi yang melanda dunia, termasuk Indonesia, melahirkan kebijakan yang membatasi berkumpulnya banyak orang dalam suatu tempat. Karenanya PKM secara online oleh dosen Prodi Manajemen Universitas Pamulang merupakan salah satu alternatif pelaksanaan PKM di masa New Normal ini.

Tim dosen pelaksana PKM Prodi Manajemen memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Penyampaian materi dilakukan oleh Bapak Wirawan Suryanto, S.E., M.M. Bertindak sebagai moderator ialah Ibu Jeni Irnawati, S.E., M.M.. Ibu Vidya Amalia Rismanti, B.Ec., M.M. bertugas sebagai host saat acara berlangsung. Ibu Hadijah Febriana, S.E., M.M. bertugas mendokumentasikan kegiatan PKM ini. Humas dan publikasi dipercayakan kepada Ibu Vega Anismadiyah, S.T., M.M.

Kegiatan PKM dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Juni 2020 melalui aplikasi Google Meet. Judul PKM ini adalah “Upgrade Literasi Keuangan Untuk Meningkatkan Kualitas Keuangan di Masa New Normal”. Judul ini dipilih karena peningkatan kualitas finansial membutuhkan literasi keuangan yang baik, khususnya di masa new normal ini. Lebih dari 100 mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Manajemen Universitas Pamulang bergabung mengikuti PKM. Para mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena temanya seusai dengan kondisi sekarang dan akan sangat bermanfaat bagi mereka.

WhatsApp Image 2020-07-07 at 15.00.40

           Gambar 2: Uraian Materi PKM Oleh Narasumber

Isi materi “Upgrade Literasi Keuangan Untuk Meningkatkan Kualitas Keuangan di Masa New Normal” adalah tentang bagaimana kita menjadi lebih sejahtera dengan melakukan perencanaan keuangan yang disesuaikan dengan kondisi finansial. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk meningkatkan finansial kita.

  • Tahap yang pertama adalah membuat suatu rencana keuangan seoptimal mungkin sesuai dengan kondisi finansial masing-masing.
  • Tahap kedua adalah mengurangi hutang. Tunda kesenangan untuk melunasi hutang. Hindari hutang sebisa mungkin.
  • Tahap ketiga yaitu menyiapkan dana darurat. Dana darurat tidak boleh digunakan kecuali untuk hal-hal yang darurat. Tahap ini penting karena ketersediaan dana darurat menghindarkan kita dari hutang.
  • Tahap keempat ialah mulai berinvestasi. Sudah saatnya kita memulai investasi untuk masa depan. Untuk pemula, bisa berinvestasi di reksadana, saham, emas, maupun properti.
  • Tahap kelima adalah membangun aset aktif. Beberapa aset aktif yang bisa dimiliki diantaranya surat berharga, properti, bisnis, royalti dan sebagainya.
  • Tahap keenam yaitu menerima penghasilan pasif. Selain penghasilan aktif, kita juga harus memiliki penghasilan pasif. Bisa melalui bisnis online shop atau menjadi vlogger.
  • Tahap terakhir ialah sejahtera. Bila keenam tahapan sebelumnya dapat dilaksanakan dengan baik, maka kesejahteraan akan bisa dicapai oleh siapapun.

Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah bagaimana membuat perencanaan keuangan yang baik sesuai dengan kondisi finansial kita. Jangan sampai apa yang didapatkan lebih sedikit dari apa yang dikeluarkan. Investasi yang dilakukan harus sesuai dengan tujuan keuangan. Selain itu perlu mempelajari dan memahami risiko investasi yang sedang atau akan dijalankan. Pilihlah investasi yang wajar keuntungan dan risikonya. Jangan pernah membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain. Hiduplah sesuai dengan kemampuan agar tenang dan damai menjalani kehidupan.

Penulis : *Vega Anismadiyah, S.T., M.M. (Dosen Prodi Manajemen, Universitas Pamulang)